Tips Mengatasi Rekan Kerja Toxic Agar Hidup Tidak Terusik

Gimana rasanya punya rekan kerja toxic? Pernah bayangin?

Artikel dari inikerja.com kali ini, mungkin hanya mereka yang memahami karena pernah mengalami kondisi kurang beruntung di tempat kerjanya.

Namun siapa sangka ternyata perkara rekan kerja toxic ini, tak sedikit  para eksekutif muda telah mengalaminya.

Tenang, jangan terlalu khawatir ada beberapa tips mengatasi toxic dari rekan kerja yang bisa kita praktekkan sekarang juga.

Baca juga: Manfaat Magang untuk Mahasiswa Agar CV Dilirik Perusahaan

Tips Mengatasi Rekan Kerja Toxic Yang Bikin Hidupmu Adem Ayem

Menurut penelitian dari Harvard Business School mengungkapkan fakta, bahwa kenyataannya terdapat dua puluh karyawan merupakan seorang yang toxic. Cukup mencengangkan bukan?

Tapi Anda bisa mneghindarinya dengan mencoba beberapa tips cara mengatasinya berikut ini.

1. Fokuslah Pada Kemampuan Diri Sendiri

Melati kerapkali merasa nervous saat harus berada di kantor beberapa bulan belakangan ini.

Pasalnya salah seorang rekan kerjanya selalu mengintimidasinya dengan berbagai cara. Sebut saja Mawar yang selalu mencari-cari alasan, supaya pekerjaan yang dia kerjakan, beralih tanggungjawab kepada Melati.

Pernah suatu saat, Melati dengan tegas menolak mengerjakan pekerjaan yang bukan seharusnya menjadi tanggung jawabnya.

Sontak Mawar mengadukan hal tersebut ke atasan mereka. Kemudian dengan enteng, Mawar menyebar fitnah bahwa Melati tidak kompeten dalam mengerjakan pekerjaan tersebut ke rekan-rekan kerja yang lain.

Dalam hal ini sebaiknya Melati tetap fokus pada pekerjaan intinya dan lebih meningkatkan lagi kinerjanya, dengan demikian atasan maupun rekan kerja yang lain dapat menilai seberapa baik dan profesionalnya Melati dalam bekerja.

Baca juga: Mengenali Tipe Pewawancara Kerja 

2. Beri Batasan

Biasanya orang sudah mulai berani merecoki kehidupan kita karena kitanya sendiri terlalu permisif memberikan kelonggaran agar orang tersebut masuk dan mengintervensi hidup kita.

Jika hal ini sudah terjadi, segera dirikan batas demarkasi yang jelas. Tegaskan bahwa dia tidak bisa masuk terlalu dalam ke kehidupan kita. Memang diperlukan keberanian untuk hal ini.

Namun percayalah, saat kita mampu menjaga diri kita dari maneuver orang-orang toxic, hidup kita akan aman-aman saja.

3. Sebarkan Kebaikan Di Sekeliling Kita

Alih-alih ribet ngurusin ketoxican rekan kerja, lebih baik kita sebarkan hal-hal baik bagi lingkungan kita. Berikan pendapat atau opini yang menunjang kemajuan perusahaan, kerjakan pekerjaan dengan riang gembira karena hal ini berdampak paa hasil kerja kita.

Tersenyumlah pada siapa saja, sapalah orang-orang dengan tulus. Ada pepatah what comes around goes around, apa yang kita berikan akan kita terima kembali.

Jadi, tidak perlu lagi merasa terintimidasi atau terisolasi ya, terapkan tips mengatasi rekan kerja toxic di atas sekarang juga.

Kamu juga bisa baca tips kerja mengembangkan karir di sini supaya hidupmu lebih berkualitas dan lupain urusan toxic yang bikin kamu terusik.

 

Tinggalkan komentar

Do not miss this experience!

Ask us any questions